SIMONA: Sistem Monitoring dan Evaluasi Analisa Jabatan untuk Tata Kelola ASN yang Lebih Akuntabel

SIMONA: Sistem Monitoring dan Evaluasi Analisa Jabatan untuk Tata Kelola ASN yang Lebih Akuntabel

Dalam upaya memperkuat tata kelola kepegawaian dan memastikan penerapan prinsip merit dalam manajemen ASN, berbagai instansi pemerintah telah mengembangkan dan mengimplementasikan sistem berbasis digital yang terintegrasi, salah satunya adalah SIMONA (Sistem Monitoring Evaluasi Analisa Jabatan).

SIMONA berperan sebagai alat bantu dalam melakukan pengawasan, evaluasi, dan pemantauan terhadap pelaksanaan analisis jabatan (Anjab) dan analisis beban kerja (ABK) yang dilakukan oleh Kementerian, Lembaga, maupun Pemerintah Daerah. Sistem ini menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa struktur organisasi dan formasi pegawai dibangun berdasarkan kebutuhan nyata dan data yang akurat.

Tujuan Pengembangan SIMONA

  1. Meningkatkan akurasi dan validitas data jabatan ASN
  2. Mempermudah monitoring terhadap pelaksanaan Anjab-ABK di seluruh unit kerja
  3. Menjamin kesesuaian antara kebutuhan jabatan dan jumlah pegawai
  4. Memfasilitasi penyusunan dokumen perencanaan kepegawaian yang berbasis data
  5. Mendukung reformasi birokrasi dan implementasi sistem merit secara nasional

Fitur Utama SIMONA

  • Dashboard Real-time: Menyajikan visualisasi progres penyusunan dan evaluasi Anjab-ABK di tiap unit kerja.
  • Pelaporan Otomatis: Mendukung pembuatan laporan berkala secara otomatis dan sistematis.
  • Integrasi Data Jabatan dan Beban Kerja: Terhubung dengan data dari SIASN, e-Kinerja, dan sistem perencanaan lainnya.
  • Penilaian Kualitas Anjab: Sistem validasi otomatis untuk menilai kelengkapan dan konsistensi data jabatan.

Manfaat SIMONA untuk Pemerintah Daerah dan Pusat

  • Efisiensi Administrasi: Mengurangi proses manual dan mempercepat pengambilan keputusan.
  • Konsistensi Data Jabatan Nasional: Memberikan standar yang seragam di seluruh wilayah.
  • Landasan Penyusunan Formasi yang Objektif: Data SIMONA digunakan sebagai dasar dalam usulan formasi CPNS dan PPPK.

Dengan adanya SIMONA, pemerintah dapat lebih mudah menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan jabatan ASN. Sistem ini bukan hanya alat monitoring, tetapi juga fondasi penting dalam menyusun organisasi pemerintahan yang ramping, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan layanan publik.

Fasilitas Peserta

  • Pelatihan selama 2 hari / sampai dengan materi selesai
  • Konsumsi (Coffee Break 2x dan Lunch 2x) serta Dinner 3x (bagi peserta yang menginap)
  • Kelengkapan BIMTEK:
    • Pena/Pensil & Notebook
    • Makalah
    • Flashdisk berisi Materi & Dokumentasi BIMTEK
    • Penandatanganan SPPD
    • Sertifikat & Kwitansi BIMTEK
    • Tas Ransel Eksklusif
    • Peserta Group (>20 peserta) dapat Kemeja Eksklusif
    • Antar jemput bandara bagi peserta group (>4 peserta)

Biaya Kontribusi

Biaya Kontribusi Bimtek Lokasi: Bandung Bogor Puncak Jakarta Malang Semarang Surabaya Yogyakarta

Rp. 5.000.000 untuk peserta termasuk akomodasi

Rp. 4.000.000 untuk peserta tidak termasuk akomodasi

Rp. 2.000.000 untuk peserta Online Zoom - Minimal 5 Peserta

BIMTEK Harga Khusus

*Harga bisa berubah sewaktu-waktu


Biaya Kontribusi Bimtek Lokasi: Bali Balikpapan Banjarmasin Batam Belitung Kendari Lombok Medan Padang Palangkaraya Palembang Pekanbaru

Rp. 5.500.000 untuk peserta termasuk akomodasi

Rp. 4.500.000 untuk peserta tidak termasuk akomodasi

Rp. 2.000.000 untuk peserta Online Zoom - Minimal 5 Peserta

*Harga bisa berubah sewaktu-waktu


Biaya Kontribusi Bimtek Lokasi: Aceh Ambon Kupang IKN (Ibu Kota Nusantara) Makassar Manado Palu Ternate

Rp. 6.500.000 untuk peserta termasuk akomodasi

Rp. 5.500.000 untuk peserta tidak termasuk akomodasi

Rp. 2.000.000 untuk peserta Online Zoom - Minimal 5 Peserta

*Harga bisa berubah sewaktu-waktu


Biaya Kontribusi Bimtek Lokasi: Jayapura Manokwari Merauke Nabire Jayawijaya Sorong

Untuk informasi lengkap silahkan hubungi contact person disini

hubungi kami logo