- BIMTEK DIKLAT -

Materi Bimtek - BIMTEK KESEHATAN BTCLS

Bimbingan Teknis Diklatnas memberikan undangan PNS hadir diacara BIMTEK KESEHATAN BTCLS berikut info Jadwal materi BIMTEK KESEHATAN BTCLS selama tahun 2021 dengan harga murah

KERANGKA ACUAN (TOR) PELATIHAN
PENANGGULANGAN PENDERITA GAWAT DARURAT (PPGD)
/BASIC TRAUMA and CARDIAC LIFE SUPPORT (BT&CLS)

PENDAHULUAN

Kecelakaan atau bencana dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, seperti halnya kecelakaan lalu lintas, kecelakaan rumah tangga, kecelakaan kerja dan sebagainya. Perawat sebagai lini terdepan dalam pelayanan gawat darurat harus mampu menagani masalah yang diakibatkankecelakaan dengan cepat dan tepat, dengan pendekatan asuhan keperawatan yang mencakup aspek bio-psiko-sosio-kultural dan spiritual. Oleh karena itu perawat dituntut untuk memiliki kompetensi dalam menangani masalah kegawatdaruratan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler. Salah satu upaya dalam peningkatan kompetensi tersebut dilakukan melalui pelatihan.

Basic Trauma and Cardiac Life Support (BT&CLS) merupakan saslah satu pelatihan dasar bagi perawat dalam menangani masalah kegawatdaruratan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler. Penanganan masalah tersebut ditujukan untuk memberikan bantuan hidup dasar sehingga dapat menyelamatkan nyawa dan meminimalisir kerusakan organ serta kecacatan penderita.

Pelatihan dasar ini ditujukan bagi calon perawat, yang berada pada masa pendidikan keperawatan di semester terakhir. Untuk mempertahankan dan mengembangkan kompetensi keperawatan gawat darurat (emergensi) bagi perawat yang bekerja, telah dipersiapkan pelatihan keperawatan emergensi dasar, intermediate dan advanced.

Dengan adanya peningkatan kebutuhan kompetensi yang dimiliki oleh perawat dalam menangani kegawatdaruratan khususnya akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler sehingga diperlukan pelatihan pada area Basic Trauma and Cardiac Life Support (BT&CLS)

Keadaan Gawat Darurat bisa terjadi kapan saja, siapa saja dan dimana saja. Kondisi ini menuntut kesiapan petugas kesehatan untuk mengantisipasi kejadian itu. Bila kita cermati, kematian-kematian khususnya pada area Pre Hospital selama ini cukup banyak. Management pertolongan keadaan Gawat Darurat pada area tersebut sampai saat ini masih sangat menyedihkan. Banyak kematian-kematian di masyarakat yang mestinya bisa dicegah bila kita punya kepedulian dan kemampuan menghadapi masalah tersebut.

Keadaan gawat darurat juga banyak terjadi di berbagai tempat fasilitas umum yang kadang-kadang tidak mempunyai fasilitas pelayanan life saving yang lengkap. Hal ini juga memerlukan persiapan untuk petugas, persiapan peralatan serta persiapan prosedur sehingga apabila terjadi kejadian kegawatdaruratan segera bisa dilakukan tindakan pertolongan.

Dengan latar belakang tersebut diatas maka diperlukan training Basic Live Support dengan harapan dapat membekali diri untuk petugas yang bekerja pada tempat-tempat tersebut, sehingga apabila terjadi kondisi kegawatan petugas yang bersangkutan mampu melakukan penanganan life saving untuk mencegah kondisi yang lebih buruk lagi.

Seluruh RS di Indonesia, saat ini juga mewajibkan setiap perawat agar mempunyai ketrampilan penanggulangan gawat darurat / Basic Trauma and Cardiac Life Support (BT&CLS). Hal ini sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan kegawatdaruratan yang terjadi di RS, disisi lain juga diperlukan untuk persyaratan akreditasi rumah sakit.

TUJUAN

  1. Tujuan Pelatihan Umum
    Setelah mengikuti pelatihan, peserta mampu melakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan akibat trauma dan gangguan kardiovaskuler
  2. Tujuan Pelatihan Khusus
    Setelah selesai mengikuti pelatihan peserta mampu :
    1. Melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD)
    2. Melakukan penilaian awal (initial assessment)
    3. Melakukan penatalaksanaan pasien dengan gangguan pernafasan dan jalan nafas (airway dan breathing)
    4. Melakukan penatalaksanaan pasien akibat trauma: kepala dan spinal, thorak dan abodmen, musculoskeletal dan luka bakar.
    5. Melakukan penatalaksanaan pasien dengan gangguan sirkulasi
    6. Melakukan penatalaksanaan kegawatdaruratan kardiovaskuler
    7. Melakukan penatalaksanaan proses rujukan
    8. Melakukan triage pasien

PELAKSANAAN KEGIATAN

  1. Fasilitator
    Fasilitator/Pelatih/Instruktur diprioritaskan perawat, dengan kriteria sebagai berikut:
    1. Telah mengikuti TOT BT&CLS yang dibuktikan dengan sertifikat.
    2. Menguasai materi yang dilatihkan, baik dalam teori maupun keterampilan praktik
    3. Memiliki pengalaman dalam melakukan penanganan gawat darurat minimal 2 tahun di unit Gawat Darurat, ICU, ICCU.
    4. Memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) yang masih berlaku.
  2. Tugas
    Tugas utama fasilitator adalah memandu dan mengendalikan proses pelatihan agar proses pembelajaran berlangsung pastisipatif, aktif dan dinamis sehingga efektif dan efisien.
    Fasilitator merupakan satu tim yang bisa mengisi dan melengkapi terutama dalam memfasilitasi diskusi kelompok, penugasan dan latihan.

JADWAL KEGIATAN

  1. Tempat : Menyesuaikan
  2. Waktu : Menyesuaikan
    (berjumlah 50 JPL selama 5 hari)

SUMBER BIAYA

Biaya pelatihan dibebankan pada peserta Pelatihan

Fasilitas Peserta

  • Pelatihan selama 2 hari / sampai dengan materi selesai
  • Konsumsi (Coffee Break 2x dan Lunch 2x) serta Dinner 3x (bagi peserta yang menginap)
  • Kelengkapan BIMTEK:
    • Pena/Pensil & Notebook
    • Makalah
    • Flashdisk berisi Materi & Dokumentasi BIMTEK
    • Penandatanganan SPPD
    • Sertifikat & Kwitansi BIMTEK
    • Tas Ransel Eksklusif
    • Peserta Group (>20 peserta) dapat Kemeja Eksklusif
    • Antar jemput bandara bagi peserta group (>4 peserta)

Biaya Kontribusi

Rp. 6.000.000 sudah termasuk:

  • Akomodasi penginapan 6 hari 5 malam ( twin share / 1 kamar untuk 2 peserta ).
  • Makan pagi, siang, dan malam.
  • Transportasi :
    • Penjemputan bandara
    • Pengantaran bandara
    • Kebutuhan Transportasi selama kegiatan

Rp. 5.000.000 diluar akomodasi

Whatsapp
Telepon